Jumat, 29 Oktober 2010

RI Ranking 2 Jumlah Korban Bencana Terbesar

PBB mendata sedikitnya 191.164 jiwa tewas akibat bencana selama 1980-2009l.

Renne R.A Kawilarang
Pasca Erupsi Merapi (FOTO ANTARA/Noveradika)

VIVAnews - Indonesia menempati peringkat kedua dalam daftar jumlah korban tewas terbanyak akibat bencana alam di Asia-Pasifik. Selama kurun 20 tahun, berbagai bencana alam di negeri ini juga telah menimbulkan kerugian ekonomi sedikitnya US$22,5 miliar.
Data tersebut tercantum di laporan "The Asia Pacific Disaster Report 2010" yang disusun oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk kawasan Asia dan Pasifik (ESCAP) dan Badan PBB Urusan Strategi Internasional untuk Penanggulangan Bencana (UNISDR). Dipublikasikan Selasa, 26 Oktober 2010, ini merupakan kali pertama PBB menyusun laporan khusus mengenai bencana alam di Asia-Pasifik.

Laporan itu, seperti yang dipaparkan di laman ESCAP, merinci daftar negara di Asia Pasifik yang mengalami bencana alam selama periode 1980-2009. Bencana alam itu baik berupa, banjir, kekeringan, letusan gunung berapi, tanah longsor, dan lain-lain.

Indonesia menempati posisi keempat dalam jumlah kasus bencana alam di Asia-Pasifik. Selama 1980-2009, negeri ini mengalami 312 kasus. Peringkat pertama dihuni China (574 kasus), kemudian disusul India (416), Filipina (349), dan Indonesia. 

Namun, berdasarkan peringkat jumlah korban tewas terbanyak, Indonesia menempati posisi kedua, di bawah Banglades. PBB mendata sedikitnya terdapat 191.164 jiwa yang tewas akibat bencana alam di Indonesia selama 1980-2009. Di Banglades, bencana alam dalam 20 tahun merenggut nyawa 191.650 jiwa.

Untuk kerugian ekonomi akibat bencana alam, Indonesia berada di peringkat ke delapan. Selama 1980-2009, negeri ini menderita kerusakan ekonomi senilai US$22,5 miliar. Penentuan nominal kerugian itu beradasarkan pada riset harga PBB tahun 2005. Peringkat pertama diduduki China, yaitu senilai US$322 miliar.

Sedangkan pada katagori jumlah korban selamat yang menderita kerugian akibat bencana, Indonesia berada di posisi kesembilan. Selama 1980-2009, sedikitnya terdapat 18 juta warga di Indonesia yang menanggung derita akibat bencana kendati mereka selamat. Peringkat pertama dihuni China, yaitu sebanyak 2,5 miliar warga.  

Laporan ESCAP-UNISDR itu juga mengungkapkan bahwa negara-negara di Asia-Pasifik empat kali lebih rentan dihantam bencana alam ketimbang di Afrika, bahkan 25 kali lebih rentan ketimbang di Eropa dan Amerika Utara.

Laporan itu juga menilai bahwa kerugian akibat bencana alam diperparah oleh kemiskinan. Tingkat kerentanan lebih besar diderita warga miskin dan ini berasal dari ketimpangan sosial-ekonomi dan lingkungan alam.

"Sepanjang ketimpangan itu tidak diatasi, mereka yang terus-menerus berisiko dihantam bencana alam akan tetap miskin dan kian rentan pula diterpa bencana. Situasi ini menciptakan lingkaran setan sehingga sulit untuk keluar," kata Noeleen Heyzer, Sekretaris Eksekutif ESCAP, dalam pernyataan bersama dengan Magaretha Wahlstrom, Utusan Khusus PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana.
• VIVAnews

Madinah Gelar Salat Ghaib Untuk Korban Bencana di Tanah Air


Foto: iin Yumiyanti/detikcom


Madinah - Petugas haji Daerah Kerja (Daker) Madinah menggelar salat ghaib untuk mendoakan korban bencana meletusnya Gunung Merapi dan gempa bumi yang disertai tsunami di Mentawai. Bencana yang melanda Indonesia didoakan agar segera berakhir.

Salat ghaib digelar di Kantor Haji Indonesia Madinah, Jumat (29/10/2010) sekitar pukul 10 waktu Arab Saudi. Salat dipimpin oleh Kepala Seksi Pelayanan Umum dan dan Bimbingan Ibadah Daker Madinah Djawahir Tantowi Majedi dan diikuti Kepala Daerah Kerja Subakin Abdul Muthalib dan petugas haji Daker Madinah.

"Kami mengimbau semua petugas haji dan jamaah haji menyempatkan waktu untuk
mendoakan korban bencana alam di tanah air," kata Subakin usai salat ghaib.

Selain agar bencana berakhir, Subakin juga mengimbau agar pelaksanaan ibadah
haji mendapatkan kelancaran dan jamaah haji menjadi haji yang mabrur. "Kita juga doakan agar semua petugas diberikan kesehatan agar bisa melayani tamu Allah dengan baik hingga musim haji berakhir," kata Subakin.

Salat ghaib untuk korban bencana, Kamis (28/10/2010) kemarin juga sudah digelar di Daerah Kerja Mekkah. Sementara sejumlah jamaah asal Indonesia secara bergelombang menggelar doa dan penggalangan dana untuk membantu korban.

Di Madinah, Kamis (28/10/2010) pagi hari, jamaah Kloter 44/SOC Surakarta asal Yogyakarta, berdoa di Masjid Nabawi. Malam harinya, jamaah kloter 36 SOC Surakarta asal Rembang, Jawa Tengah, akan melakukan istigotsah dan doa bersama di Makam Nabi Muhammad, Masjid Nabawi. (iy/mad)

Foto Mbah Maridjan Meninggal Dunia dalam Posisi Sujud

Mbah Maridjan Meninggal Dunia dalam Posisi Sujud | Berita Letusan Gunung Merapi - Innalillahi wainnaillaihi rojiun. Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi itu ditemukan Tim SAR telah meninggal dunia. Mbah Marijan meninggal dalam posisi sujud.

"Ditemukan di dapur dalam posisi sujud," kata anggota Tim SAR, Suseno, saat ditemui di RS Sardjito, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/10/2010).

Tim evakuasi segera membawa jenazah Mbah Maridjan ke tempat yang aman. Jasad Mbah Maridjan yang lahir pada 1927 ini kini tengah diidentifikasi di rumah sakit. "Tim mengevakuasi Mbah Maridjan sekitar pukul 05.00 WIB," tambah Suseno.

Pada Senin (26/10) malam sempat tersiar kabar Mbah Maridjan masih hidup. Namun kini setelah tim evakuasi melanjutkan pencarian dipastikan Mbah Maridjan meninggal dunia. Di kawasan rumah Mbah Maridjan, ada 16 orang yang ditemukan tewas.

Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu pun sebelumnya mendapatkan kabar bahwa Mbah Maridjan meninggal dunia karena ada jenazah yang mirip dengan pembantu setia (alm) Sultan HB IX itu. Kabar terbaru ini berarti juga meluruskan informasi yang berkembang sebelumnya bahwa pria bergelar Raden Ngabehi Surakso Hargo itu telah diselamatkan dalam kondisi lemas semalam. (sumber: detiknews.com)

Rabu, 06 Oktober 2010

Perbandingan Tinggi Nabi Adam Dengan Manusia Sekarang

Nabi Adam tubuhnya sangat kekar dengan tinggi 60 hasta seperti di jelaskan oleh Rasullulah.
kata rassullulah “Allah menciptakan adam dengan tinggi enam puluh hasta. Kemudian setelah Adam, makhluk itu semakin berkurang tingginya seperti sekarang ini“ (HR.Bukhari), hadis ini juga ditemukan dalam riwayat imam Muslim dan imam Ahmad, namun dalam sanad yg berbeda.
1 hasta = 45,72 cm. maka dengan begitu tinggi nabi adam adalah 27,432 meter
terselubung.blogspot.com
Hasil survey para ahli di Amerika, orang2 Amerika yg mengklaim bangsa yg mempunyai postur paling tinggi di dunia, tingginya semakin berkurang akibat banyak mengkonsumsi makanan yang sudah diawetkan.

sumber: kaskus.us

Senin, 04 Oktober 2010

Jutaan orang terharu melihat gambar ini

Seekor burung betina terkapar di pelataran dengan kondisi tubuh yang parah.


Pasangan jantannya membawakan makanan kepada sang betina dengan kasih sayang dan haru.
Ketika sang jantan sedang memberi makan kepadanya, tak lama kemudian sang betina mati terkulai. Sang jantan sangat terpukul dan berusaha mengangkatnya.
Sang burung jantan akhirnya menyadari bahwa pasangan yang dicintainya telah mati. Ia kemudian “menangis” di hadapan pujaannya yang telah terkapar mati kaku.

Sambil berdiri di samping tubuh sang burung betina, sang jantan kemudian “berteriak” dengan suara yang sangat menyedihkan.
Akhirnya sang burung jantan menyadari bahwa pasangan yang dicintainya telah meninggalkannya dan tak akan bisa hidup kembali bersamanya. Ia berdiri disamping tubuh sang betina dengan sedih dan duka yang mendalam.

Pasangan burung ini dikabarkan diambil fotonya di suatu wilayah di negara Republik Ukraina, saat burung jantan tersebut sedang berusaha menyelamatkan pasangan betinanya.
Jutaan orang di Amerika dan Eropa meneteskan air matanya setelah menyaksikan foto-foto ini.

sumber: http://all-mistery.blogspot.com/2010/02/jutaan-warga-amerika-dan-eropa-menangis.html